Siapakah sesungguhnya
Kanjeng Ratu Kidul itu?
Benarkah ada dalam
kesungguhannya, ataukah
hanya dikenal dalam
dongeng saja?
br>Di suatu masa, hiduplah
seorang putri cantik
bernama Kadita. Karena
kecantikannya, ia pun
dipanggil Dewi Srengenge
yang berarti matahari
yang indah. Dewi
Srengenge adalah anak
dari Raja Munding Wangi.
Meskipun sang raja
mempunyai seorang putri
yang cantik, ia selalu
bersedih karena
sebenarnya ia selalu
berharap mempunyai
anak laki-laki. Raja pun
kemudian menikah
dengan Dewi Mutiara, dan
mendapatkan putra dari
perkimpoian tersebut.
Maka, bahagialah sang
raja.Dewi Mutiara ingin agar
kelak putranya itu menjadi
raja, dan ia pun berusaha
agar keinginannya itu
terwujud. Kemudian Dewi
Mutiara datang
menghadap raja, dan
meminta agar sang raja
menyuruh putrinya pergi
dari istana. Sudah tentu
raja menolak. “Sangat
menggelikan. Saya tidak
akan membiarkan
siapapun yang ingin
bertindak kasar pada
putriku ”, kata Raja
Munding Wangi.
Mendengar jawaban itu,
Dewi Mutiara pun
tersenyum dan berkata
manis sampai raja tidak
marah lagi kepadanya.
Tapi walaupun demikian,
dia tetap berniat
mewujudkan keinginannya
itu.Pada pagi harinya,
sebelum matahari terbit,
Dewi Mutiara mengutus
pembantunya untuk
memanggil seorang
dukun. Dia ingin sang
dukun mengutuk Kadita,
anak tirinya. “Aku ingin
tubuhnya yang cantik
penuh dengan kudis dan
gatal-gatal. Bila engkau
berhasil, maka aku akan
memberikan suatu
imbalan yang tak pernah
kau bayangkan
sebelumnya. ” Sang dukun
menuruti perintah sang
ratu. Pada malam harinya,
tubuh Kadita telah
dipenuhi dengan kudis
dan gatal-gatal. Ketika dia
terbangun, dia menyadari
tubuhnya berbau busuk
dan dipenuhi dengan
bisul. Puteri yang cantik
itu pun menangis dan tak
tahu harus berbuat apa.Ketika Raja mendengar
kabar itu, beliau menjadi
sangat sedih dan
mengundang banyak tabib
untuk menyembuhkan
penyakit putrinya. Beliau
sadar bahwa penyakit
putrinya itu tidak wajar,
seseorang pasti telah
mengutuk atau
mengguna-gunainya.
Masalah pun menjadi
semakin rumit ketika Ratu
Dewi Mutiara
memaksanya untuk
mengusir puterinya.
“ Puterimu akan
mendatangkan kesialan
bagi seluruh negeri, ” kata
Dewi Mutiara. Karena Raja
tidak menginginkan
puterinya menjadi
gunjingan di seluruh
negeri, akhirnya beliau
terpaksa menyetujui usul
Ratu Mutiara untuk
mengirim putrinya ke luar
dari negeri itu.Puteri yang malang itu
pun pergi sendirian, tanpa
tahu kemana harus pergi.
Dia hampir tidak dapat
menangis lagi. Dia
memang memiliki hati
yang mulia. Dia tidak
menyimpan dendam
kepada ibu tirinya,
malahan ia selalu
meminta agar Tuhan
mendampinginya dalam
menanggung
penderitaan..Hampir tujuh hari dan
tujuh malam dia berjalan
sampai akhirnya tiba di
Samudera Selatan. Dia
memandang samudera
itu. Airnya bersih dan
jernih, tidak seperti
samudera lainnya yang
airnya biru atau hijau. Dia
melompat ke dalam air
dan berenang. Tiba-tiba,
ketika air Samudera
Selatan itu menyentuh
kulitnya, mukjizat terjadi.
Bisulnya lenyap dan tak
ada tanda-tanda bahwa
dia pernah kudisan atau
gatal-gatal. Malahan, dia
menjadi lebih cantik
daripada sebelumnya.
Bukan hanya itu, kini dia
memiliki kuasa untuk
memerintah seisi
Samudera Selatan. Kini ia
menjadi seorang peri
yang disebut Nyi Roro
Kidul atau Ratu Pantai
Samudera Selatan yang
hidup selamanya.